Dosen Pascasarjana Universitas Bung Hatta Teliti Indeks Transpransi BUMN Berbasis Website

Transparansi merupakan salah satu prinsip tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) disamping prinsip lainnya yaitu akuntabilitas, responsibiltiy, independensi dan kewajaran. Transparansi pengelolaan BUMN sagat penting karen dengan dilaksanakanya prinsip tersebut, ultimate shareholders bisa dengan leluasa melakukan kontrol terhadap keadaan BUMN.

Ha ini dikatakan oleh Miko Kamal SH, LL.M, Phd peneliti dari Program Pascasarjana Universitas Bung Hatta saat menyampaikan hasil penelitian Indeks Transpransi BUMN (Berbasis Website) di Ruang Sidang Universitas Bung Hatta, Kamis (21/12/2017) siang.

Miko Kamal sebagai ketua tim peneliti bersama Dr. Akmal SE, M.Si dan Riyan Hidayat, SH yang menjadi anggota melaksanakan penelitian berbasis website tersebut dari tanggal 1 September 2017 hingga 26 November 2017 lalu. Penelitain ini juga didukung oleh Institut Reformasi Badan Usaha Milik Negara (Ireformbumn).

“Studi ini menggunakan metode sensus dengan analisis statistik deskriptif untuk 119 BUMN. Prinsip transparansi yang digunaan dalam riset ini mengacu epaa pasal 14 UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” sebutnya.

Dari hasil penelitian ini menujukan persentase jumlah BUMN yang transparan masih relatif sedikit atau masih rendah, yaitu di bawah 50% atau tepatnya 43,6%. Kemudian persentase jumlah BUMN yang tidak transparan cukup besar, yaitu 43,6%.

“BUMN juga tidak menginformasikan/tidak ulod laporan tahunan berjumlah 48 BUMN atau sebanyak 40%. Laporan tahunan perusahaan sangatlah penting bagi masyarakat sebagai ultimate shareholders BUMN sebagi alat kontrol terhdap kinerja perusahaan,” paparnya Miko.

Bentuk BUMN baik Perseorangan Terbatas Terbukam Perseorangan Terbatas Tertutup dn Perusahaan Umum, tidak merupakan ganjalan untuk mendapatkan prediket BUMN Transpran dengan Indeks 4. Masih ada BUMN Perseorangan terbatas Terbuka yang terkatagori sebagai BUMN yang tidak transparan. Bahkan beberapa website BUMN tidak memuat informasi yang dibutuhkan atau tidak update.

Miko pun merekomendasikan untuk mendukung terselenggaranya pemberian informasi publik yang transparan secara cepat dan biaya murah, Kementerian BUMN seharusnya mengeluarkan kebijakan yang mengharuskan semua BUMN untuk menggunakan website sebagai media untuk menyampaikan kewajiban transparansi publik mereka. Seharusnya BUMN lebih cepat dalam melakukan update informasi. (**Ubay-Humas UBH)

Mahasiswa Magister Pindo Universitas Bung Hatta Ikuti Student Mobility di Universiti Teknologi Malaysia

Sebanyak 25 mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Pindo) Program Pascasarajana Universitas Bung Hatta mengikuti program student mobility ke Faculty of Education Universitas Teknologi Malaysia pada 16-19 Desember 2017.

Dr. Yetty Morelent, M.Hum, Ketua prodi Magister Pindo Universitas Bung Hatta menyampaikan program student mobility ini merupakan mata kuliah yang masuk ke dalam kurikulum dan harus diikuti oleh tiap mahasiswa dalam semester tertentu.

Dengan program student mobility ini mahasiswa akan melaksanakan mobilitas ke tempat lain, baik lingkungan perkulihaan maupun praktik yang berbeda sehingga mempunyai pengalaman yang berbeda.

“Kegiatan student mobility ini menjadi program Program Pascasarajana Universitas Bung Hatta yang akan menjadi nilai tambah bagi mahasiswa dalam pengembangan akademiknya dan menambah nilai akreditasi prodi,” sebutnya.

Ia menambahkan program ini dalam sebagai bentuk aktivitas dalam mengisi kerja sama antar Universitas Bung Hatta dan Universitas Teknologi Malaysia yang diterjemahakan dalam berbagai kegiatan MoA seperti program student moblility, dosen tamu (lecturer exchange), penelitian bersama hingga seminar internasional bersama.

Mahasiswa Magister Pindo Universitas Bung Hatta ini mengikuti perkulliahan di Universitas Teknologi Malaysia bersama Dr. Mahani Mokhtar yang juga merupakan ketua jurusan Foundation Education and Social Science untuk mata kuliah Metodoloagi Penelitan.

Kemudian Dr. Yetty Morelent, M.Hum menjadi dosen tamu (lecturer exchange) di Faculty of Education Universitas Teknologi Malaysia yang memberikan mata kuliah kebudayaan dengan materi kedudukan dan peranan bundo kanduang di Minangkabau. (**Ubay-Humas UBH)

Kerja sama internasional yang banyak digagas universitas giat diimplementasikan fakultas dan program pascasarjana di Universitas Bung Hatta. Kerja sama dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) menghadirkan International Conference on Asset and Facility Management (ICASFAM) dan kerja sama dengan UTM dan Philipina menghasilkan Sustainable Initiatives Case Study in Malaysia Philippines and Indonesia (SIMPI).

“Kedua seminar internasional ini kita sambut dengan gembira. Semakin banyak kegiatan bersama berskala internasional yang kita laksanakan kampus proklamator tentu akan membawa dampak yang sangat baik bagi Universitas Bung Hatta secara umum dan program pascasarjana khususnya,” ujar Direktur Program Pascasarjana Universitas Bung Hatta, Dr. Zaitul, S.E., MBA, Akt, Senin (02/10/2017).

Dr. Zaitul menyatakan pihaknya akan mendukung penuh kedua iven yang dilaksanakan oleh Dr. Bahrul Anif dan kawan-kawan. Seminar ini bakal berdampak luas. Secara akademik akan memacu tenaga pengajar untuk menghasilkan penelitian-penelitian terbaiknya agar bisa menghasilkan pengakuan bagus terhadap hasil kajian keilmuannya.

Zaitul menjelaskan, di Malaysia dan Philipina, sudah terbiasa untuk mengusulkan hasil kajiannya ke seminar internasional dan tembus ke jurnal internasional bereputasi. Hal baik ini akan menjadi pemacu bagi tenaga pengajar di Universitas Bung Hatta. Kalangan mahasiswa S1 apalagi S2 tentu akan merasakan suasana ini dan akan termotivasi pula melakukan penelitian sebaik-baiknya.

Banyaknya kajian, terlebih yang dilakukan bersama makin memudahkan hasil penelitian dosen Bung Hatta mendapatkan pembiayaan dari Kemenristekdikti atau lembaga lainnya. Peluang masuk ke jurnal internasional bereputasi bagus makin terbuka. Semua akan bermuara pada peningkatan kualitas perguruan tinggi.

ICASFAM dilaksanakan sekali dua tahun. Pelaksanaan di Universitas Bung Hatta ini merupakan seminar internasional keempat. Sementara Sementara SIMPI merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Bung Hatta, University Teknologi Malaysia dan Fast Eastern University. Seminar internasional yang multidisiplin ilmu ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya.

“Kedua seminar ini bersamaan harus diselenggarakan oleh Universitas Bung Hatta, makanya kami menggabungkan pelaksanaannya. Pembukaan, penutupan dan sejumlah pembahasan umum akan dilaksanakan bersamaan. Terlebih negara dan pesertanya sama,” ujar Ketua Panitia Pelaksana ICASFAM/SIMPI 2017, Dr. Bahrul Anif didampingi wakilnya, Dr. Robby Permata.

Keunggulannya, SIMPI diorganisir sebagai forum untuk mempromosikan inovasi-inovasi berkelanjutan di negara-negara anggota. Tak hanya itu, inovasi baru tersebut bakal didorong untuk memperbaiki layanan atau peningkatan bisnis yang menghasilkan masa depan bersama yang lebih baik.

Bahrul dan Robby bergantian menjelaskan teknis pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan pada 4-5 Oktober nanti. Seminar dilangsungkan di Pangeran Beach Hotel.

Mereka menyatakan 60 pemakalah telah ambil bagian pada seminar tersebut. Jumlah ini akan bertambah seiring meningkatnya jumlah paper yang dinyatakan lulus oleh selective committee. Seminar itu sendiri nantinya akan diikuti oleh 150 peserta. (**Humas UBH/Zul Singgalang)

 

 

Dosen Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas Bung Hatta Miko Kamal, SH, LL.M, Ph.D menyelenggarakan peluncuran dan bedah bukunya yang berjudul Catatan Tata Kelola Kota Kritik dan Gagasan. Kegiatan ini bertempat di Aula Balirung Carakan Gedung B Kampu Proklamator I Universitas Bung Hatta, Rabu (11/10/2017).

Bedah buku ini dibuka secara resmi oleh Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah, SP dengan menhadirkan empat pembahas yaitu Nashrian Bahzein Pimpinan Redaksi Padang TV, Didi Wahyudi Syamsudin, SH, LL.M Praktisi Hukum dan Politik Nasional, Dr.Asrinaldi Pakar Ilmu Politik Universitas Andalas dengan moderator Syukri Umar.

Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah, SP mengapresiasi dengan terbitnya buku ini yang telah mencoba menuliskan dan menuangkan apa yang dilakukan terhadap kejadian dan peristiwa yang terjadi di Kota Padang. Ini buku pertama yang hadir berbicara tentang tata Kota Padang. Terpenting, pemimpin suatu kota harus taat terhadap hukum. Hal ini tertulis juga landasan hukum dalam buku ini.

“Buku ini memotivasi Kota Padang untuk tidak memiliki standar di Indonesia saja, tapi harus mendunia. Kota Padang ini merupakan kota penting di bagian barat Indoensia karena memiliki pelabuhan dan kota terbesar di barat pulau Sumatra. Buku ini menjadi masukan yang berharga tidak hanya mengkritiksi dan kemudian memberikan solusi saja, tapi juga dipraktikkan,” sebutnya.

Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Azwar Ananda, M.A, menyampaikan buku ini memberikan informasi dan gagasan dalam mengelola kota. Buku ini juga menjadi bagian yang terpenting bagi dunia pendidkan karena selama ini masih tertuju pada aspek intelektual, belum menyentuh aspek apeksi dan psikomotorik.

“Menyambut baik dengan peluncuran buku ini, sebagai akademisi dan praktisi Miko Kamal, SH, LL.M, Ph.D ini telah membuat karya yang dapat menjadi rujukan dan memberikan manfaat untuk pengembangan bagi Kota Padang dan dunia pendidikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana Dr. Zaitul, S.E., MBA, Akt sangat mendorong tiap dosen untuk menuangkan gagasannya dalam bentuk buku. Kegiatan bedah buku ini sebagai tahap terakhi dari proses pembuatan buku. Dengan adanya buku ini dapat memberikan pencerahan bagi pemangku kepentingan lainnya terutama bagi Kota Padang. (**Ubay-Humas UBH)

Simposium Nasional Magister I

Pascasarjana Universitas Bung Hatta

Dengan Tema : Peningkatan Daya  Saing Pascasarjana Melalui Publikasi Karya Ilmiah.

pada tanggal 23 september 2017