Program Pascasarjana Universitas Bung Hatta menyelenggarakan dua seminar internasional sekaligus pertama The 4th International Conference on Asset and Facility Management (ICASFAM) dan kedua The 3th Sustainable Initiatives Case Study in Malaysia Philippines and Indonesia (SIMPI) yang bertempat di Pangeran Hotel Beach Padang pada 04-06 Oktober 2016.

Dalam seminar ini menghadirkan empat pembicara utama yaitu Prof. Sr. Dr. Abdul Hakim bin Mohammed dari Universiti Teknologi Malaysia, Prof. Dr. Azwar Ananda, M.A. dari Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Lenin Jawahar Nesan dari Saveetha University, India dan Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE., MBA, Akt dari Universitas Andalas, Indonesia.

Kemudian terdapat invited speakers lainnya yaitu Dr. Myrna P.Quinto dari Far Eastern University Filipina, Miko Kamal, SH, LL.M, PhD dari Universitas Bung Hatta Indonesia, Prof. Dr. Ir. Rizal Z. Tamin dari Institut Teknologi Bandung Indonesia, Prof. Muh. Zaimi Abd Majid. M.Sc Universiti Teknologi Malaysia, dan Dr. Graham Jenkins dari Griffith University Australia.

Seminar ini kolaborasi antara Universitas Bung Hatta Universiti Teknologi Malaysia, Far Eastern University, Saveetha University dan Griffith University.

Untuk 4th ICASFAM seputar pengelolaan aset dan fasilitas menghadirkan 10 topik dan 3rd SIMPI tentang inovasi yang berkelanjutan terdapat 10 juga topik dengan 60 pemakalah. Nantinya makalah terbaik akan dipublikasikan ke jurnal INTREST (International Journal of Real Estate Studies) and J-SUSTAIN (International Journal of Sustainable Future for Human Security) yang terindeks scopus.

Ketua Pelaksana Dr. Ir.Bahrul Anif, MT menyampaikan kedua seminar internasional ini menjadi sebagai ajang berkumpul bagi peneliti, profesional, pemerintah dan pemilik bisnis untuk berbagi gagasan, inovasi baru dan perkembangan baru di bidang pengelolaan aset dan fasilitas.

“Tujuan utamanya adalah menjaga nilai aset dan fasilitas sehingga memiliki peran strategis dalam menunjang kegiatan di perusahaan atau pemerinataan. pengelolaan aset dan fasilitas ini masih relatif baru dalam kehidupan sehari-hari, tapi sangat penting sekali. Oleh karena itu, forum ini untuk berbagi pengalaman dan penyebaran pengetahuan sangat dibutuhkan seputar pengelolaan aset dan fasilitas,” sebutnya dosen Teknik Sipil Universitas Bung Hatta ini.

Rektor Universitas Bung hattaProf. Dr. Azwar Ananda, M.A. menyampaikan seminar internasional ini merupakan kegiatan kolaboriasi yang sangat penting bagi perguruan tinggi, termasuk untuk Universitas Bung Hatta. Untuk mencapai perguruan tinggi yang word class university diperlukan berbagi macam kegiatan yang skala internasional dan melibatkan banyak instansi dan perguruan tinggi. Kegiatan ini sebagai langkah untuk mencapainya.

“Hasil dari seminar ini juga dapat dipulikasikan pada jurnal internasional yang terindeks oleh scpous sebab ini penting untuk peningkatan reputasi perguruan tinggi dari hasil penelitian dan publikasi. Dengan kegiatan ini dapat menunjukan lebih luas lagi kiprah Universitas Bung Hatta dimata dunia. Tentunnya step by step go internasional,” sebutnya. (**Ubay-Humas UBH)